PEMILIK ANJING HARUS PERHATIKAN KESEHATAN HEWAN

Jumat, 24 Sept 2010 19:43:10| Kesra | Dibaca 94 kali

Cimahi, 24/9 (ANTARA) – Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pertanian (Diskopindagtan) Kota Cimahi mengimbau seluruh pemilik anjing untuk selalu memperhatikan kesehatan anjing memvaksinasi disamping merantai atau mengurungnya.

Kepala Seksi Peternakan dan Perikanan pada Diskopindagtan Kota Cimahi drh. Suyoto, Jumat, mengatakan, kendati belum ditemukan kasus anjing dengan penyakit rabies positif, pihaknya secara intensif akan terus melakukan eliminasi terhadap anjing liar dan vaksinasi rutin untuk anjing peliharaan.

Ditambahkannya, populasi anjing di Kota Cimahi cukup tinggi, sehingga pihaknya merasa perlu untuk melakukan pengawasan dari berbagai penyakit yang menjangkitinya.

Oleh karenanya, pihaknya tak henti-hentinya untuk mengingatkan agar warga masyarakat yang membawa masuk hewan baru ke Kota Cimahi untuk segera melaporkannya pada petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).

“Petugas kami harus melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan satu tahun sekali. Untuk tahun 2010 mulai Apri melakukan vaksinasi massal. Kepada mereka yang memiliki hewan baru, diharapkan segera melapor ,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Suyoto, di Cimahi saat ini terdapat sekitar 4.291 anjing peliharaan. Dari jumlah tersebut, baru 29,13 persen yang telah diberi vaksin.

Pelaksana Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Budi Sukendar mengatakan, pihaknya sejauh ini kesulitan melakukan vaksinasi lantaran banyak yang tak diketahui pemiliknya. Sedangkan bagi anjing yang memiliki tuan akan lebih mudah dipantau.

Anjing peliharaan yang sudah diberi vaksin akan mendapat kartu vaksin untuk memudahkan pemantauan berikutnya.

Selama ini, petugasnya berkeliling setiap hari untuk melakukan pengecekan keberadaan anjing di Cimahi.

Namun dengan terbatasnya petugas, ia berharap masyarakat bisa sukarela datang ke Puskeswan untuk lebih memudahkan pendataan dan pemberian vaksin.

Pemberian vaksin dianggap sangat penting sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyakit rabies. Sementara itu, pemantauan pun dilakukan pada anjing-anjing liar. Populasi pada 2009 tercatat 226 anjing liar. Beberapa di antaranya sudah dieliminasi.

http://antarajawabarat.com/lihat/berita/27082/pemilik-anjing-harus-perhatikan-kesehatan-hewan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s