Kucing Pun Terjangkit Virus A-H1N1

Jumat, 6 November 2009 | 07:49 WIB
Kucing mudah mengalami stres, yang lalu bisa menggigit dan mencakar juri.

KOMPAS.com – Barangkali mengejutkan ketika virus A-H1N1 ditemukan bukan pada binatang ternak untuk konsumsi. Namun, pada binatang yang selama ini menggemaskan bagi sebagian orang.

Pejabat veteriner dan Pemerintah Negara Bagian Iowa, Amerika Serikat, mengonfirmasi temuan pertama virus influenza A-H1N1 pada keluarga kucing. Kasus itu diyakini kasus pertama yang menjangkiti jenis binatang tersebut. Kucing piaraan berumur 13 tahun dinyatakan pulih setelah dirawat pihak veteriner Universitas Iowa pekan lalu.

Virus A-H1N1 juga dikonfirmasi menjangkiti dua musang jinak, di Oregon dan Nebraska, tetapi keduanya mati. Juru bicara Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit, Tom Skinner, menyatakan bahwa pihaknya telah menduga kemungkinan itu akan terjadi.

Ia menduga bahwa pada kasus itulah mereka memiliki dokumentasi penularan/penyebaran virus A-H1N1, yang menimpa kucing atau anjing. Sejumlah pendapat muncul, yang pada prinsipnya masih bertanya-tanya tentang kemungkinan penularan virus A-H1N1 dari binatang piaraan kepada manusia. Atau, bagaimana binatang piaraan dapat terjangkiti.

”Kami tidak punya banyak kasus sejenis sehingga sulit menyimpulkan,” kata ahli veteriner Iowa, Ann Garvey. (AP/GSA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s